Pentingnya Pemilahan Sampah di Sumber

Pernahkah Rangers mencium bau sampah yang sangat menyegat?

Salah satu penyebab sampah menjadi berbau menyengat adalah proses pembusukan sampah organik yang terperangkap di dalam plastik dan jenis sampah anorganik lainnya, sehingga proses dekomposisi terjadi secara anaerobik dan mengeluarkan gas metana.

Apabila jumlah gas metana yang dihasilkan dalam jumlah banyak teroksidasi oleh oksigen, maka dapat menimbulkan ledakan seperti yang pernah terjadi di TPA Leuwigajah pada 21 Februari 2005 dan menelan korban 143 jiwa dan 71 rumah.

Sementara itu, sampah-sampah anorganik yang sebenarnya masih dapat didaur ulang justru tidak dapat didaur ulang atau nilai ekonomisnya menurun karena telah terkotori oleh sampah organik yang mengandung air dan minyak. Akibatnya sampah anorganik tersebut berakhir di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) karena dinilai akan membutuhkan biaya yang lebih besar apabila dilakukan proses daur ulang.

 

Oleh karena itu, pemilahan dari sumber menjadi sangat penting dilakukan untuk meningkatkan persentase daur ulang sampah dan mengurangi jumlah sampah yang berakhir di TPA. Apabila tiap individu terbiasa memilah sampah sedari rumah walaupun hanya dengan membedakan antara sampah organik dan anorganik, maka proses pengelolaan di TPS ataupun TPST 3R akan menjadi lebih mudah. Idealnya pemilahan dilakukan dengan membedakan sampah menjadi minimal 6 jenis, antara lain sampah organik, kaca, B3, kertas atau karton, plastik, dan residu.

 

Untuk mendukung program Pilah Sampah Dari Rumah yang diluncurkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada 2019, EcoRanger memberikan edukasi kepada masyarakat dengan pembuatan lubang resapan biopori di tiap rumah penduduk, sehingga sampah organik dapat dikelola secara mandiri di rumah masing-masing.

Selain fasilitas pengolahan sampah organik skala rumah tangga, juga terdapat Hexa Composter yang dibangun secara semi permanen di area Wisata Pantai Pulau Merah Banyuwangi. Hexa composter merupakan fasilitas pengolahan sampah organik skala komunal yang dibangun di area wisata sebagai wahana edukasi bagi wisatawan dan pelaku usaha di sekitarnya.

Share artikel ini

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Jl. Citamiang No. 6, Sukamaju, Kec. Cibeunying Kidul, Kota Bandung, Jawa Barat 40121

Follow Us:

© 2021 EcoRanger Indonesia. All Rights Reserved